tugas ibd 4

tugas ibd 4 dan tulisan nya 
                Manusia dan pandangan hidup
Pandangan hidup ialah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan,, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya, akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan yang mutlak kebenarannya
2. Pandangan hidup yang berupa idiologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu ;
a. Cita-cita
b. Kebajikan
c. Usaha
d. Keyakinan / kepercayaan
Cara manusia memandang dan menyikapi apa yang terdapat dalam alam semesta bersumber dari beberapa faktor yang dominan dalam kehidupannya. Faktor itu boleh jadi berasal dari kebudayaan, filsafat, agama, kepercayaan, tata nilai masyarakat atau lainnya. Luasnya spektrum pandangan manusia tergantung kepada faktor dominan yang mempengaruhinya. Cara pandang yang bersumber pada kebudayaan memiliki spektrum yang terbatas pada bidang-bidang tertentu dalam kebudayaan itu.
Dalam tradisi Islam klasik terma khusus untuk pengertian worldview belum diketahui, meski tidak berarti Islam tidak memiliki worldview. Para ulama abad 20 menggunakan terma khusus untuk pengertian worldview ini, meskipun berbeda antara satu dengan yang lain. Maulana al-Mawdudi mengistilahkannya dengan Islami nazariat (Islamic Vision), Sayyid Qutb menggunakan istilah al-TaÎawwur al-IslamÊ (Islamic Vision), Mohammad AÏif al-Zayn menyebutnya al-Mabda’ al-IslÉmÊ (Islamic Principle), Prof. Syed Naquib al-Attas menamakannya Ru’yatul Islam lil wujud (Islamic Worldview).
Meskipun istilah yang dipakai berbeda-beda pada umumnya para ulama tersebut sepakat bahwa Islam mempunyai cara pandangnya sendiri terhadap segala sesuatu. Penggunaan kata sifat Islam menunjukkan bahwa istilah ini sejatinya adalah netral. Artinya agama dan peradaban lain juga mempunyai Worldview, Vision atau Mabda’, sehingga al-Mabda’ juga dapat dipakai untuk cara pandang komunis al-Mabda’ al-Shuyu’i, Western worldview, Christian worldview, Hindu worldview dll. Maka dari itu ketika kata sifat Islam diletakkan didepan kata worldview, Vision atau Mabda’ maka makna etimologis dan terminologis menjadi berubah. Penjelasan dari istilah menunjukkan akan hal itu:
Menurut al-Mauwdudi, yang dimaksud Islami Nazariyat (worldview) pandangan hidup yang dimulai dari konsep keesaan Tuhan (shahadah) yang berimplikasi pada keseluruhan kegiatan kehidupan manusia di dunia. Sebab shahadah adalah pernyataan moral yang mendorong manusia untuk melaksanakannya dalam kehidupannya secara menyeluruh.[4]
Shaykh Atif al-Zayn mengartikan mabda’ sebagai aqidah fikriyyah (kepercayaan yang rasional) yang berdasarkan pada akal. Sebab setiap Muslim wajib beriman kepada hakekat wujud Allah, kenabian Muhammad saw, dan kepada al-Qur’an dengan akal. Iman kepada hal-hal yang ghaib……..itu berdasarkan cara penginderaan yang diteguhkan oleh akal sehingga tidak dapat dipungkiri lagi. Iman kepada Islam sebagai Din yang diturunkan melalu Nabi Muhammad saw untuk mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, dengan dirinya dan lainnya.[5]
Pandangan-pandangan diatas telah cukup baik menggambarkan karakter Islam sebagai suatu pandangan hidup yang membedakannya dengan pandangan hidup lain. Namun, jika kita kaji keseluruhan pemikiran dibalik definisi para ulama tersebut kita dapat beberapa orientasi yang berbeda. Al-Maududi lebih mengarahkan kepada kekuasaan Tuhan yang mewarnai segala aktifitas kehidupan manusia, yang berimplikasi politik. Shaykh Atif al-Zayn dan Sayyid Qutb lebih cenderung mamahaminya sebagai seperangkat doktrin kepercayaan yang rasional yang implikasnya adalah ideologi. Naquib al-Attas lebih cenderung kepada makna metafisis dan epistemologis.
Ideologi adalah gabungan antara pandangan hidup yang meruupakan yang merupakan nilai –nilai yang telah mengkristal dari suatu bangsa serta Dasar Negara yang memiliki nilai-nilai falsafah yang menjadi pedoman hidup suatu bangsa, selain itu, Idiologi adalah merupakan hasil reflesi manusia berkat kemampuannya mengadakan distansi terhadap dunia kehidupannya. Maka terdapat suatu yang bersifat dialektis antara idiologi dengan masyarat negara. Di suatu pihak membuat idiologi semakin realistis dan pihak yang lain mendorong masyarakat mendekati bentuk yang ideal. Ideologi mencerminkan cara berfikir masyarakat,bangsa maupun negara,namun juga membentuk masyarakat menuju cita-citanya.
2 hak ideologi ideologi ada 2, yaitu
– ideologi hukum
– ideologi politik
Sumber : http://puspitakartikasari.blogspot.com/2010/11/manusia-dan-pandangan-hidup.html

Makna cita-cita
Cita-cita adalah suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya, bagi sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain cita-cita itu hanyalah mimpi belaka. Bagi orang yang menganggapnya sebagai tujuan hidupnya maka cita-cita adalah sebuah impian yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan langkah yang jelas dan mantap dalam kehidupan ini sehingga ia menjadi sebuah akselerator pengembangan diri namun bagi yang menganggap cita-cita sebagai mimpi maka ia adalah sebuah impian belaka tanpa api yang dapat membakar motivasi untuk melangkah maju. Manusia tanpa cita-cita ibarat air yang mengalir dari pegunungan menuju dataran rendah, mengikuti kemana saja alur sungai membawanya. Manusia tanpa cita-cita bagaikan seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa tujuan yang jelas sehingga ia bahkan dapat lebih jauh tersesat lagi. Ya, cita-cita adalah sebuah rancangan bangunan kehidupan seseorang, bangunan yang tersusun dari batu bata keterampilan, semen ilmu dan pasir potensi diri.
Sumber : http://triautisman.blogspot.com/2012/04/cita-cita-adalah-tujuan-hidup.html
Makna kebajikan
Prinsip bahwa kebajikan merupakan suatu pengetahuan adalah bahwa untuk mengatahui kebaikan adalah dengan melakukan kebaikan. kejahatan, kekeliruan atau semacanya muncul karena kurangnya pengetahuan, ketidakacuhan, dan ketiadaan lainnya. jika mengetahui kebaikan adalah dengan melakukan kebaikan, maka kekeliruan hanya datang dari kegagalan untuk mengetahui apa yang baik. “Tak ada orang yang melakukan kejahatan secara sukarela”, kalau mengetahui kebaikan tentang sesuatu (dalam hal apapun itu), seseorang tak mungkin bermaksud memilih kejahatan.
Mungkin kita sering mendengar orang berkata “saya bertindak berlawanan dengan penilaianku yang lebih baik”, atau “saya benar-benar lebih tahu?”. mungkin hal ini konyol, karena jika kita benar-benar lebih tahu, jikan kita bear-benar lebih paham tentang hal yang lebih baik untuk dilakukan maka kita pasti akan melakukannya. jika kita benar-benar memiliki penilaian yang lebih baik dari yang kita gunakan, maka kita pasati bertindak berdasarkan penilaian tersebut, dan bukannya berlawanan. ketkan seseorang melakukan tindak kejahatan atau kekliruan, pastilah itu didasarkan pada pemikiran bahwa tindakan itu akan ada eksesnya, ada keuntungannya. seorang pencuri tahu bahwa mencuri itu adalah salah, tapi dia mencuri cincin berlian karena dia meyakini bahwa hal itu akan memikat perempuan, atau akan membuat dia kaya sebagai keuntungannya. begitu pula orang-orang yang menghabiskan hidupmya demi mengejar kekuasaan, gengsi atau kekayaan. mereka melakukannya karena berpikir bahwa salah satu dari tindakan itu akan membawa kebahagiaan bagi mereka.
seseorang harus tahu sifat alamiah manusia, supaya mengerti apa yang baik bagi manusia dan apa yang akan bisa membawa kebahagiaan, serta supaya mengerti bagaimana hidup dan apa yang harus dikejar untuk diraih. tanpa memperhatikan ini, tak akan pernah tahu apa yang baik bagi manusia dalam sebuah kehidupan, mengejar demi mencapai sesuatu namun tak pernah mendapatkan kebahagiaan, kehidupan seperti bisa dikatakan “kehidupan yang tak teruji, sedangkan kehidupan yang tak teruji tidak layak disebut hidup” (Socrates : Seri Petualangan Filsafat).
Sumber : http://break-angel.blogspot.com/2009/11/kebajikan-adalah-suatu-pengetahuan.html


Makna sikap idup
Sikap hidup merupakan satu hal yang paling utama dalam menjaga kesehatan kita.Sikap hidup yang baik akan membuat tubuh dan pikiran kita sehat dan jauh dari stress.Sebaliknya sikap hidup yang buruk pasti akan membuat tubuh dan pikiran kita kurang nyaman dan gampang terkena stress yang ujung-ujungnya bisa terkena stroke juga.

Baiklah kita mulai dari sikap hidup yang positif itu apa.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh kita untuk mencapai sikap hidup sehat. Yang pertama adalah seberapa besar kita mencintai diri kita terlepas pada saat ini apakah kita sedang sehat ataupun sakit. Lihatlah ke dalam diri anda betapa besar anugerah yang kita terima dari Tuhan ini, yaitu berupa tubuh dan pikiran yang luar biasa.Perhatikan nafas kita yang keluar dan masuk yang membuat diri kita merasa segar dan kuat.Bayangkan kalau nafas kita tidak berjalan semestinya betapa sakitnya.Sudah sepatutnya kita mengucapkan syukur yang tak terhingga atas karunia yang luar biasa ini.Syukurlah maka anda akan menjadi bahagia.
Sumber : http://www.didiksugiarto.com/2008/09/sikap-hidup-positif.html

Hubungan manusia dan pandangan hidup
Ideologi merupakan kumpulan ide dan gagasan untuk mencapai sesuatu. Pancasila pun dapat dikatakan sebagai ideologi karena pancasila mempunyai pandangan hidup bangsa indonesia menuju ke demokrasi. Pandangan hidup tersebut diwujudkan untuk mensejahterakan rakyat dan rakyat bisa ikut peran dalam pemerintahan. Pandangan hidup bangsa indonesia juga dapat diambil dari ke lima sila dalam pancasila yang merupakn juga cita-cita bangsa indonesia sejak merdeka.
Pancasila sebagai pandangan hidup sering juga disebut way of life, pegangan hidup, pedoman hidup, pandangan dunia atau petunjuk hidup. Walaupun ada banyak istilah mengenai pengertian pandangan hidup tetapi pada dasarnya memiliki makna yang sama. Lebih lanjut Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dipergunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari – hari masyarakat Indonesia baik dari segi sikap maupun prilaku haruslah selalu dijiwai oleh nilai – nilai luhur pancasila.
Hal ini sangat penting karena dengan menerapkan nilai – nilai luhur pancasila dalam kehidupan sehari – hari maka tata kehidupan yang harmonis diantara masyarakat Indonesia dapat terwujud. Untuk dapat mewujudkan semua itu maka masyarakat Indonesia tidak bisa hidup sendiri, mereka harus tetap mengadakan hubungan dengan masyarakat lain. Dengan begitu masing – masing pandangan hidup dapat beradaftasi artinya pandangan hidup perorangan / individu dapat beradaptasi dengan pandangan hidup kelompok karena pada dasarnya pancasila mengakui adanya kehidupan individu maupun kehidupan kelompok.
Selain sebagai dasar Negara, Pancasila juga merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia. Sebagai pendangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila berarti konsepsi dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dalam menjalani hidup. Dalam konsepsi dasar itu terkandung gagasan dan pikiran tentang kehidupan yang dianggap baik dan benar bagi bangsa Indonesia yang bersifat majemuk.
 Sumber :http://yunitriswela.blogspot.com/2012/12/httpnicodemuskurniawanblogspotcom201206.html

                       Manusia dan harapan 
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing, Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan”
Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pernah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A. luluspun mungkin tidak.
Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berasal dan kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.Jadi untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa yang diharapkan Bila dibandingkan dengan cita-cita , maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk: sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antar harapan dan cita-cita terdapat persamaam yaitu :
• keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
• pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
Sumber : http://abra139210.wordpress.com/2011/05/24/manusia-dan-harapan/

Nilai nilai budaya sebagai tolak ukur harapan
Setiap manusia mempunyai harapan yang di inginkan dan ingin ia capai untuk kehidupannya. Harapan yang kita inginkan bergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing – masing.

   Harapan yang berdasarkan suatu kepercayaan dan keyakinan dalam diri sendiri atau kepada Tuhan Yang Maha Esa akan tercapai , baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar suatu harapan seseorang dapat terwujud, maka seseorang tersebut harus dan perlu usaha dengan sungguh-sungguh untuk harapan yang ia inginkan. 
 
Jadi harapan, suatu keindahan yang meras untuk mencapai suatu tujuan agar dapat tercapai dan merasa mensyukuri walaupun kita dalam kepedihan dan kesusahaan. 
 
Suatu kepercayaan berasal dari kata percaya artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Dasar kepercayaan itu adalah kebenaran. Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya dalam menjalani dunia ini. Suatu pemikir yang selalu terpokus dalam hidupnya untuk yakin ia raih.

B. APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN
Manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap Lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Dorongan Kodrat Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan.
Sumber: http://khamalkeyswilson.blogspot.com/2011/03/manusia-dan-harapan.html
Makna harapan
Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. [1]Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.[2] Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. [1] Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.[2]
Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan “berpikir positif” yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologiuntuk menangkal “pikiran negatif” atau “berpikir pesimis”.
Kalimat lain “harapan palsu” adalah kondisi dimana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut menjadi nyata sangatlah kecil.
Sumber : wkipedia

Makna kepercayaan

Kepercayaan adalah modal utama.
Kepercayaan, hubungan sosial dan efektivitas usaha merupakan suatu konsep ekonomi yang berlaku dalam masyarakat usaha. Konsep ini perlu untuk kita pahami bersama jika Anda ingin segera memulai usaha. Seberapa besarpun modal cash Anda, itu tidak menjadi jaminan usaha Anda akan lancar jika Anda belum mendapat kepercayaan dari karyawan, kologa usaha dan masyarakat. Artinya membangun kepercayaan sangat utama dalam memulai membangun usaha.
Didalam literaturnya Qianhong Fu. Modal adalah investasi yang diharapkan suatu saat kembali dengan keuntungan. Menurut Bourdien,1986,243, Ada tiga bentuk dasar modal yaitu modal yang bisa langsung dikonversi menjadi uang, modal yang berbentuk budaya dan modal sosial.
Sumber : http://sulitnih.wordpress.com/2012/09/21/kepercayaan-adalah-modal-utama/

  

 Menurut AL Marsudi ideologi berasal dari kata Yunani yaitu idein yang berarti melihat, atau idea yang berarti raut muka, perawakan, gagasan, buah pikiran, dan kata logiayang berarti ajaran. Dengan demikian ideologi adalah ajaran atau ilmu tentang gagasan dan buah pikiran atau science des ideas.
            Menurut Marxisme ideologi diartikan sebagai pandangan hidup yang dikembangkan berdasarkan kepentingan golongan atau kelas sosial tertentu dalam bidang poltik atau sosial.
            Puspowardoyo (1992) menyebutkan bahwa ideologi dapat dirumuskan sebagai komplek pengetahuan dan nilai yang secara keseluruhan menjadi landasan bagi seseorang atau masyarakat untuk memahami jagad raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengolahnya.
            Jadi ideologi dapat kita artikan sebagai suatu gagasan dan buah pikiran yang dikembangkan secara keseluruhan yang tersusun sistematis untuk mewujudkan tujuan dan cita- cita suatu Negara.

A.    Ideologi Pancasila
            Sebagaimana yang dikemukakan oleh Alfian (BP7 Pusat,1991 : 192), Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka khususnya di Negara Republik Indonesia. Sebagai ideologi terbuka Pancasila memberikan orientasi ke depan, mengharuskan bangsanya untuk selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya, terutama menghadapi globalisasi dan era keterbukaan dunia dalam segala bidang. Pancasila sebagai  ideologi terbuka memiliki dimensi – dimensi idealitas, normatif, dan realitas.

           
B.     Liberalisme
Jika dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945, maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945, tetapi Pancasila menolak Liberalisme sebagai ideologi yang bersifat absolutisasi dan determinisme.
Liberalisme merupakan paham yang memberikan penekanan kebebasan individu ssehingga kesejahteraan bukan menjadi tanggung jawab negara.

C.    Komunisme
Komunisme sebagai anti Kapitalisme menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga Komunisme juga disebut anti Liberalisme.
Dalam Komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. Jadi perubahan sosial dimulai dari buruh, namun pengorganisasian buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai.

Sumber : http://iramajapanay.blogspot.com/2012/05/perbandingan-pancasila-dengan-ideologi.html
                  Cerpen “Manusia dan harapan”
  Hari itu cuaca sedang  tidak bersahabat, hari begitu gelap dan hujan rintik-rintik. Seorang gadis dengan menggunakan celana jeans dan kaos tangan panjang berwarna abu-abu pergi dengan tergesa-gesa. Rambutnya yang kerinting dan panjang basah karena hujan.
“Aku harus cepat, nanti dosen tua itu marah..” gumam tiara sambil melihat jam tangannya.
        Tiara baru tiba di gerbang kampus itu, dia bertemu dengan Rangga. Rangga adalah cowok idaman semua wanita yang ada di kampus itu, termasuk cowok idaman Tiara.
”Hmm.. andai saja dia pacarku… ’ gumam tiara dalam hatinya. Tiba-tiba rangga melambaikan tangan. Itu membuat Tiara merasa berbunga-bunga. Tiara membalas lambaian tangan itu. Rangga berjalan menuju Tiara, jantung tiara berdetak sangat cepat dia sangat gugup. Rangga berjalan makin dekat ke arah Tiara…
”Aduh.. bagaiman ini? Apa yang harus aku lakukan?” kata Tiara di dalam hatinya.
Namun, Tiara harus kecewa karena Rangga hanya melewati dia saja. Ternyata lambaian tangan itu bukan untuk Tiara melainkan untuk Rena, sabahat karib rangga sejak kecil. Dengan perasaan yang kesal, Tiara pergi ke kelasnya, dia langsung duduk dikursi.  Melati, sahabatnya menghampiri Tiara.
” Hei.. pagi-pagi kok udah cemberut? Ada apa?” kata Melati kepada sahabatnya yang sedang kesal itu.
”Ah.. nanti saja ceritanya, aku sedang sebel.. sebel.. sebel…..”. Kata Tiara
” Pasti ini gara-gara Rangga, ya kan? ” tanya Melati.
Dan Tiara menganggukkan kepalanya.
” Ya ampun Tiara… sampai kapan sih kamu mengharapkan Rangga. Hei kamu seharusnya sadar siapa kamu dan siapa dia. Sekarang kamu harus bangun dari mimpimu, lebih baik kamu cari cowok yang lain saja. Memangnya cuma dia cowok di dunia ini?. ”
”Tapi… ” belum sempat Tiara menaggapai perkataan Melati, Pak Tono, dosen yang mengajar di kelas itu sudah masuk.
        Tiara hanya menjawabnya dalam hati ” tapi tidak bolehkah aku bermimpi untuk bisa lebih dekat dengan Rangga, walaupun hanya sebentar. Aku tidak akan meminta lebih dari itu. Tuhan, bisakah kau mewujudkan harapan terakhirku ini?” kata Tiara.  
” Selamat Pagi…. ” Kata pak Tono membuka pelajaran pada pagi hari itu.
***
        Setelah perkuliahan selesai, Tiara berencana untuk meminjam buku diperpustakaan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan dosen kepada dia. Namun cuaca sangat tidak mendukung. Diluar hujan masih begitu lebat, dan tiara tidak membawa payung.. Tapi Tiara harus segera pergi ke perpustakaan sebelum perpustakaan itu tutup.  Tidak ada pilihan lain kecuali nekat melawan hujan itu. Dia berlari menuju perpustakaan. Namun karena jarak perpustakaan sangat jauh, dia berhenti dulu sejenak di bawah pohon di seberang kantin. Tapi dia tidak bisa berlama-lama menunggu hujan reda di sana. Tiba-tiba…
” Hei kau… ” kata rangga memamngil tiara dari belakang.
Tiara langsung menoleh, dan betapa terkejutnya dia saat tahu bahwa itu adalah rangga yang terlihat juga kebasahan sama seperti Tiara. Tiara tidak mampu berkata apa-apa lagi. Dia bingung harus berkata apa, dia tidak percaya bahwa dia dan Rangga hanya berdua saja di bwah pohon yang diiringi hujan,
”Kamu tiara kan?” tanya rangga.
Tiara hanya mengagguk saja.
”Lebih baik aku pergi saja… aku sangat gugup saat bersama denganya disini” kata Tiara dalam hati. Tiara hendak berlari meninggalakan rangga sendiri di bawah pohon itu. Belum sempat Tiara berlari, Rangga berkata ” Hei mau kemana kau? sekarang hujan masih sanagat lebat.”
” Ak.. aku harus cepat pergi ke perpustakaan sebelum perpustakaannya tutup.” kata Tiara dengan terbata-bata.
”Hmm.. kalo begitu, kita pergi bersama saja. Kebetulan kita pergi ke arah yang sama.” Kata rangga. Tiara hanya bisa mengangguk dan terpanah akan kata-kata Rangga. Rangga melepasi jaket yang dipakai untuk menutupi kepla dia dan Tiara.
” Hitungan ke tiga kita lari….” kata rangga
”1…. 2…… 3….. lariii………” kata mereka serentak.
Selama tiara berlari, jantung Tiara berdetak sangat cepat. Dia sangat bahagia karena bisa berdua dengan Rangga. Dan mereka pun sampai di depan perpustakaan.
” terima kasih ya…” ucap Tiara kepada Rangga.
” Tidak masalah… Mmm aku pergi dulu ya.. See you.”
Kata rangga. Rangga langusng pergi meningglakan Tiara.  Jantung tira seperti mau peacah karena derdetak dengan keras dari tadi. Tiara langsung masuk ke perpustakaan dengan hati yang berbunga-bunga.
***
Keesokan Harinya
Tiara sedang meminum cappucino di kantin. Sama seperti kemarin, hari itu hujannya begitu lebat. Tiara melihat sebuah payung di dekat pintu. Kemudian dia berkata kepada bibi penjangga kantin iitu ” Bi, itu payung siapa bolehkah aku mmeinjamnya? Soalnya hari ini aku lupa membawa payung.”Itu punya rangga.. dia meninggalkannya kemarin disini. Anak itu aneh… bawa payung tapi dia lebih suka berhujan-hujanan.”
” Jadi dia kemarin……. ” kata Tiara
” Iya……. saat melihatmu sedang berteduh di bawah pohon itu, dia bilang pada bibi.. kalo payung itu untuk bibi saja. Dan langsung berlari kehujanan menghampirimu.Dasar bocah gendeng…” Kata Bibi kantin itu. Tiara seperti tidak percaya mendengar hal itu.
” Jadi kamu jadi ndak minjem payungnya? Atau sekalian kamu kemblikan aja payungnya sam rangga? ” Kata bibi.
Tiara langsung menjawab ” Iya.. bi aku akan mengembalikannya”.
Tiara langsung mengambil payung itu, dan berlari mencari rangga padahal saat itu masih hujan sangat deras,
” Hei.. kenapa apyungnya tidak dipakai?” tanya Bibi.
” Tidak apa-apa bi… ” Jawab tiara
” dasa bocah-bocah zaman sekarang… benar-benar sudah eddan… karena cinta” kata Bibi kantin itu.
Setelah mencari rangga kemana-mana, akhirnya Tiara menemukan rangga yang ada di aula serba guna. Dia langsung menghampiri rangga dengan baju yang basah.
”Rangga….. ” panggil Tiara. Rangga langsung menoleh.
” Tiara? Ada apa? Kenapa kamu basah seperti ini?” tanya Rangga kepada Tiara.
” Ini…  payunmu.. ” Kata Tiara. Sambil mengembalikan payung itu kepada rangga.
” Mmm.. jadi kamu sudah tahu ya…” kata Rangga dengan malu-malu.
” Terima kasih banyak ya… aku pulang dulu.. ” Kata Tiara sambil tersenyum bahagia. Tiara pergi meninggalakan Rangga.
” Hei Tiara… besok di kantin jam 1 siang ya…” Kata Rangga.
Tiara langsung menoleh ke arah rangga dan berkata ” Baiklah… ”. Tiara Pergi dengan hati yang berbunga-bunga.
**
Keesokan harinya.
Rangga sudah menunggu di kantin, hari ini dia berencana untuk mengungkapkan perasannya kepada Tiara. Dia berencan untuk mengajak Tiara pergi jalan-jalan. Setelah lama menunggu, terlihat dari kejauhan melalui jendela kantin Tiara dengan rambut diurai dan mengenakan baju kaos berwarna putih berjalan menuju kantin itu. Rangga sangat gugup. Dari kejauahn Tiara melambaikan tangan kepada rangga. Ranggapun membalas lambaian tangan Tiara. Tiara pun merasa sangat bahagia, sampai samapi dia tidak lagi menghiraukan sekelilingnya. Rangga terus melihat ke arah Tiara.
Saat Tiara hendak menyebrang, ada mobil dengan kelajuan tinggi datang dari arah kanan.
Tanpa bisa menghindar lagi DARRRRR…… mobil itu menabrak Tiara. Tiara terjatuh berlumuran darah di kepalanya. Rangga terkejut melihat Tiara. Dia langsung berlari menuju tempat Tiara.
” Tiara….. ” teriak rangga.
Semua orang berlari menuju TKP, Rangga sangat syok melihat keadaan tiara. Dia mendekati tiara.
” Tiara.. tiara bangun tiara… ” kata rangga.
” Rangga… ” Kata tiara setenga sadar.
” Terima kasih rangga, beberapa hari ini kau telah membuat hidupku bahagia.. terima kasih…” kata Tiara
” Ssstt.. jangan dulu banyak bicara.. simpan dulu tenagamu.. Ambulans sebentar lagi akan datang… jadi bersabarlah..” kata rangga cemas.
” Tidak rangga mungkin waktu ku sudah habis…. dan sebelum aku pergi.. aku ingin bilang…. kalo aku mencintai…mu.. kamu adalah pangeran impianku dari dulu. Sampai sekarang aku masih berpikir kalau ini hanyalah sebuah mimpi. Ini adalah mimpi terindah yang pernah aku alami walaupun akhirnya aku.. aku tidak bisa menikmati mimpi ini … lagi.. Terima.. kasih.. Rangga, apakah kamu tahu apa harapan terakhirku? Harapan terakhirku adalah aku bisa bersama denganmu. Walaupun aku tidak bisa bersama denganmu lebih lama lagi….” Kata Tiara dengan terbata-bata.
”Kamu jangan bilang seperti itu.. kita baru saja baru kan memulai.. kamu tidak boleh meninggalkanku secepat ini. Aku juga mencintaimu. Banyak hal yang belum kita lakukan bersama. Jadi, aku mohon bertahan la..” Kata rangga sambil mengeluarkan air mata.
” Aku sudah tidak kuat lagi ranggaa…” Jawab Tiara dengan lemah.
” Aku harap kamu bisa menemukan perempuan yang lebih baik dari aku… Jangan sampai kau menderita karena kau.. aku ingin kau bahagia.. jika kau sedih begini.. aku tidak akan merasa tenang… kamu harus berjanji kepadaku.. kamu akan hidup bahagia..” Kata Tiara.
” Aku tidak akan bahagia bila aku tidak bersamamu tira.. ” Jawab rangga.
” Ssst… kamu tidak boleh seperti itu.. aku akan sangat marah jika kamu seperti itu.. kamu janji kan akan hidup bahagia? ”kata Tiara
”baikla aku akan berjanji.. tapi kamu harus tetap bertahan…” Kata rangga.
Tiara hanya tersenyum. Akhirnya ambulans datang,tiara dimasukkan ke mobil ambulance itu. Di dlam mobil ambulance, rangga terus memegang erat tangan Tiara. Kemudian rangga berkata ” Bertahan la tiara…sebentar lagi kita sampai”
” Mataku berat… aku tidak kuat lagi…” Kata Tiara sambil menutup matanya perlahan-lahan.
Di dalam tidurnya Tiara berkata, ”Tuhan, jika engkau ingin mengambil nyawaku saat ini juga aku ikhlas. Terima kasih karena kau telah memberikan kesempatan kepadaku untuk bisa bersama dengan orang yang aku cintai. Walaupun itu hanya sementara, tapi aku merasa sangat senang karena itu pinta terakhirku kepadamu. Itu harapan terakhir yang telah kau wujudkan. Terima kasih.”
Tiba-tiba tangan tiara terlepas dari genggaman tangan rangga. Denyut nadinya sudah tidak ada lagi. Rangga langsung berteriak” Tiaraaa………….”.

SELESAI
Sumber :
http://wwwgirlsvoice.blogspot.com/2011/11/cerpen-impian-terakhir.htmlCiutkan pos ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s